SGP TODAY
2018-10-18
0396
View History

SUBANGKIT:BERITA PEMECATAN SAYA TERLALU BERLEBIHAN | BANDAR PIALA DUNIA 2018

pizap.com15212803328241


Pelatih senior, Subangkit, angkat suara terkait pemecatan dirinya dari PSIS Semarang. seperti diketahui, PSIS secara mengejutkan memecat Subangkit menjelang berlangsungnya liga 1 2018.

 

Salah satu yang menjadi alasan manajemen PSIS melakukan hal itu, Karena mereka ingin menghadirkan pelatih yang mampu menerapkan sepakbola modern. Alasan ini yang membuat Subangkit sedih.

 

Meski beliau mengakui, pemutusan hubungan kerja merupakan hal yang biasa dalam sepakbola profesional. dan beliau menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.

 

"Bukannya saya membela diri akan tetapi saya harus meluruskan berita mengenai diri saya yang diputus secara sepihak oleh manajemen menggunakan alasan yang dibuat-buat. program latihan, metode latihan yang kurang modern, saya sangat sedih membacanya karena secara tidak langsung statement (pernyataan) tersebut sangat tidak bagus untuk karier saya sebagai seorang pelatih sepakbola dan mampu mematikan karier saya," tulis Subangkit, pada akun instagram resminya, Sabtu (17/3).

 

Mantan pelatih Sriwijaya FC itu juga menjelaskan sangat memahami betul situasi di dalam Laskar Mahesa Jenar seperti apa. dia pun mengetahui, CEO PSIS, A.S Sukawijaya (Yoyok Sukawi), mengambil keputusan memecat dirinya dengan banyak sekali pertimbangan.

 

Pertama, terkait prestasi tim dalam masa persiapan dan menjelang bergulirnya kompetisi. "jika dibilang jelek, tidak juga sebab di pramusim kita butuh uji coba dengan tim-tim yang selevel (liga1)," tambahnya.

 

kedua, Subangkit juga menyadari Yoyok Sukawi adalah orang yang sangat sibuk, sehingga hampir tidak pernah datang waktu latihan tim. untuk itu, Yoyok pun mendelegasikannya kepada orang kepercayaannya.

 

"dari mana beliau memahami program latihan dan metode latihan yang saya terapkan tidak bagus? Tentunya terdapat yang memberi masukan keliru dan tidak mengerti perihal latihan-latihan sepakbola," tutur mantan instruktur mitra Kukar dan Persiwa Wamena itu.

 

Ketiga, Subangkit menilai terdapat masukan dari beberapa pemain yang jiwa kompetitifnya kurang bagus sehingga mereka tidak cukup kuat menghadapi beratnya latihan. "Kita main pada liga 1 bukan pada liga 2 lagi, tentunya tekanan dari lawan, suporter lawan, akan lebih berat dan mereka wajib siap secara mental dan fisik untuk menghadapinya. dan saya menjadi pelatih tahu persis apa yang harus saya lakukan dengan pemain," jelasnya.

 

"Sekali lagi saya optimistis dengan tim ini. Bravo PSIS Semarang," tutup pelatih berusia 58 tahun itu.

 

Artikel By: TARUHANBETTING